Obat Habis, RSUD Barru Tolak Pasiennya

Ilustrasi - Apotik

Ilustrasi - Apotik

Barru News >> Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Barru, khususnya bagian Polik Gigi dan Laboratorium beberapa hari terakhir, terganggu. Penyebabnya, obat habis. Bahkan sejumlah pasien gigi terpaksa ditolak. Padahal beberapa pasien ini merupakan rujukan dari puskesmas dari kecamatan-kecamatan.

Drg Sabiruddin, penanggung jawab Polik Gigi RSUD Barru, Kamis, 28 April, mengakui, ada beberapa obat yang dibutuhkan untuk pasien gigi tidak ada. Demikian pula beberapa fasilitas terkait perawatan gigi tidak lengkap. “Tadi pagi dua pasien terpaksa saya tolak, mau bagaimana kalau obat tidak ada,” jelasnya.

Bahkan karena sudah  terlalu banyak pasien yang ditolak, ia pun memasang pengumuman penolakan pasien di loket kartu Polik Gigi. Selama ini bukan tanpa pelayanan, katanya,  tapi banyak pasien yang sama sekali tidak bisa diterima karena masalah obat dan alat.

“Saya sudah capek menjelaskan kepada pasien tentang masalah ini, karena itu lebih baik saya pasang pengumuman,” ujarnya.

Terkait masalah ini DPRD Barru langsung bereaksi dan memanggil Direktur RSUD Barru, dr Lukman Wahid. Direktur RSUD Barru, dr Lukman  di depan anggota dewan menyatakan, sebenarnya bukan obat tidak ada. Akan tetapi obat terkait di Polik Gigi tidak lengkap. Hal itu, katanya, sudah ditangani rumah sakit.

Menurutnya, pihak rumah sakit sudah melayankan surat keberatan terhadap rekenan terkait masalah obat tersebut. Jadi sama sekali tidak ada maksud apa-apa terkait masalah tersebut, betul-betul karena adanya kesalahan pada pengiriman obat dari rekanan, dan mudah-mudahan bisa cepat diselesaikan. “Ini karena miskomunikasi saja,” katanya.

Penolakan pasien di Polik Gigi ini membuat reaksi keras dari sejumlah wakil rakyat. Sejumlah wakil rakyat mempertanyakan kinerja rumah sakit, seperti Wakil ketua DPRD Barru, A Haeruddin, maupun  anggota dewan lainnya seperti  M Bahri, menuding ada koordinasi antara direktur dengan bawahannya yang tidak jalan. Ini sangat fatal bagi terlaksananya pelayanan publik, apalagi ini masalah rumah sakit yang betul-betul amat dibutuhkan masyarakat.

Bahkan, menurut Suaib Sukahar, anggota Dewan lainnya, menuding pelayanan RSUD Barru makin hari makin buruk. Karenanya, legislator Golkar ini, yakin  pola manajemen pimpinan  tersebut tidak jalan. Saat ini banyak pasien yang lebih memilih lari ke Parepare atau Makassar. (Fajar*)

Perihal BarruNews
Terima Kasih Komentarnya, Ayo Kirimkan Tulisan/ Opini Atau Kegiatan Ataukah Kabar Kejadian Di Sekitar anda Untuk Diberitakan di BarruNews. Silahkan Kirim ke email : jurnalbarru@gmail.com ATAU Join Us Di Facebook : Barru News. Jangan Lupa Sertakan Foto.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: